KATA-KATA MUTIARA KAHLIL GIBRAN (HIKMAH KEHIDUPAN)
Masi dalam judul yang sama dan ini lanjutan dari artikel sebelum nya,.. hehe
AIRMATA DAN GELAK TAWA
Aku tidak mau bertukar tawa dengan hatiku, demi keberuntungan orang banyak ; aku juga tidak akan menjadi bahagia dengan mengubah airmata ku yang didorong oleh penderitaan sediri, kedalam ketenangan. Itulah harapanku yang kuat, yang menjadikan sekanluruh kehidupanku dibumi ini akan tetap seperti air mata dan gelak tawa.
AKAL BUDI
Ketika akal budi berbicara kepadamu, dengarlah apa yang ia katakan, dan engkau akan diselamat. Pergunakan sebagaimana mestinya segala ucapannya, dan engkau akan menjadi laksana manusia yang dipersenjatai. Sebab tuhan telah menganugrahkan kepadamu pembimbing yang tidak lebih baik daripada akal budi; senjata yang tidak lebih kuat daripada akal budi. Ketika akal budi berbicara kepada hatimu yang paling dalam, engkau akan tahan melawan nafsu. sebab akal budi adalah mentri yang bijak, pembimbing yang setia, dan penuntun yang bijaksana. akal budi adalah cahaya dalam kegelapan, sebab kemarahan adalah kegelapan ditengah-tengah cahaya. Jadilah bijaksana biarkan akal budi dan bukan dorongan hati menjadi penuntunmu.
ALAM
Dibutuhkan hutan belantara tidak ada kepercayaan atau pun ketidak percayaan yang mengerikan. Kicauan burung-burung tidak pernah jeals sebagai pertanda kebenaran, Kebahagiaan atau pun Kesedihan.
****
Ketika aku mulai menggambar dan melukis, aku tidak berkata kepada diriku sendiri, ''Lihatlah khalil gibran. Dihadapan mu ada banyak aliran tentang seni; Kelasik, modern, simbolistik, impresionis, dan lainnya. Pilihlah salah satu untuk mu. ''aku tidak memilih salah satu, Aku ambil pena dan kuas begitu saja, mencatat simbol pikiran, perasaan, dan khayalan. Beberapa orang berfikir bahwa perkara seni adalah semata-mata tiruan alam. Tetapi alam terlalu hebat dan halus untuk ditiru. Tak ada seniman yang dapat meniru bagian terkecil dari karya dan keajaiban alam yang tak ada bandingannya. disamping itu kehebatan apakah yang bisa didapat dengan meniru alam sendiri begitu terbuka dan mudah didapat oleh siapa saja yang melihat dan mendengar.
Perkara seni lebih pada bagaimana memahami alam dan bagai mana mengungkapkan maknanya kepada mereka yang tak mampu memahaminya. Seni tercipta untuk mengungkapkan suara hati lautan, dan bukan untuk melukiskan buih-buih ombak lautan bersama air yang melimpah berwarna biru. Tujuan dari seni adalah untuk mengungkpkan hal hal yang tidak lazing dan hal-hal yang paling lazim.
Kasihanilah sepasang mata yang tidak bisa melihat apa apa pada matahari kecuali hanya melihat sesuatu bentuk mirip kompor yang mampu bertahan agar tetap hangat dan seperti lentera yang menerangi jalan antara rumah dan tempat kerja. Itulah mata yang buta, bahkan jika jiwa mata itu mampu melihat seekor lalat yang berada ditempat yang jauh. Kasihanilah telinga yang hanya dapat mendengar banyak jenis kicauan burung bul-bul. Itulah telinga tuli, bahkan jika jiwa teling itu mampu mendengar banyak gerakan semut-semut yang berjalan dibawah tanah labirin
****
Alam menyambut kita dengan tangan-tangan yang hangat, dan mengajak kita menikmati keindahannya, tetapi kita takut dengan kesunyiannya dan kita bergegas pergi kekota-kota yang padat, tempat manusia berkumpul laksana domba yang berlari menghindari dari terkaman srigala-srigala buas.
****
Bagi alam semua adalah hidup dan semua adalah bebas. kemuliaan duniawi manusia adalah impian kosong, lenyap bersama gelembung-gelembung air dalam aliran sungai yang bertebing-tebing.
ALAM DAN MANUSIA
Aku mendengar anak sungai merintih bagai seorang janda yang menangis meratapi kematian anaknya dan aku kemudian bertanya, ''Mengapa engkau menangis, sungaiku yang jernih?''
Dan sungai itu menjawab, ''Sebab aku di paksa mengalir kekota tempat manusia merendahkan dan menyia-nyiakan diriku dan menjadikan ku miniman-minuman keras dan mereka memperalat ku bagai pembersih sampah, meracuni kemurnianku dan meracuni sifat-sifat ku yang baik menjadi sifat-sifat buruk.
Dan aku mendengar burung-burung menangis dan aku bertanya, ''mengapa engkau menangis burung-burungku yang cantik?, dan salah satu dari burung itu terbang dan mendekatiku, dan hinggao diujung batang sebuah pohon dan berkata, ''Anak-anak adam akan segera datang di ladang ini dengan membawa senjata-senjata mematikan dan menyerang kami seolah-olah kami adalah musuhnya. kami sekarang berpisah dengan satu sama yang lain, sebab kami tidak tau siapa diantara kami yang bisa selamat dari kejahatan manusia. ajal memburu kami kemanapun kami pergi.
Kini, matahari terbit dari balik puncak pegunungan, dan menyapu puncak-puncak pepohonan dengan rona mahkota. kupandangi keindahan ini dan aku bertanya kepada diriku sendiri, ''mengapa manusia mesti menghancurkan segala maha karya yang telah diciptakan oleh alam.
AMAL
Uang receh yang engkau jatuhkan kepada tangan-tangan rapuh yang terulur dihadapanmu adalah satu-satunya rantai emas yang mengikat hatimu yang mulia dengan hati tuhan yang penuh cinta.
ANTROPOMORPISME
Pegunungan, pepohonan dan sungai-sungai mengubah keadaanya sesuai pergantian waktu dan musim, seperti manusia berubah karena pengalaman dan perasaannya. Pohon tinggi yang mirip dengan seorang pengantin disiang hari akan kelihatan seperti garis-garis kabut disore hari,; karang besar yang berdiri kokoh disiang hari akan nampak seperti seorang pengemis yang menderita dimalam hari, dia menggunakan bumi sebagai tempat tidurnya dan langit sebagai selimutnya dan air sungai yang kita lihat berkedip-kedip dipagi hari dan yang kita dengar nyanyian himne keabadiannya. di sore haeri akan berubah menjadi tetes-tetes airmata dukalara laksana seorang ibu yang menangis kehilangan anaknya.

0 komentar:
Posting Komentar