Kata Mutiara Khalil Gibran Tentang Kehidupan
asslamualaikum,.....
seperti yang kita tau syair khalil gibran yang sejak dahulu hingga sekarang masi dikenal dan bahkan di lakukan oleh banyak orang, khalil gibran memang salah satu penyair dunia yang terkemuka dan tak hilang namanya walau sudah lama beliau wafat, dibawah ini ane menyajikan beberapa dari bnyaknya syair-sayair khalil, ok langsung di simak gan . :D :D :D
“Apabila telah kau pecahkan segala rahasia kehidupan, kau akan merindukan maut juga, sebab dia tak lain dari rahasia kehidupan juga. Kelahiran dan kehidupan adalah dua ungkapan termulia keberanian. “
“Sahabatmu
adalah kebutuhan jiwamu yang terpenuhi. Dialah ladang hatimu, Yang dengan kasih
kautaburi dan kau pungut buahnya penuh rasa terimakasih. Kau menghampirinya di
kala hati gersang kelaparan, dan mencarinya dikala jiwa membutuhkan kedamaian.
Janganlah ada tujuan lain dari Persahabatan kecuali saling memperkaya jiwa.”
“Air mata laki – laki tua lebih kuat daripada
air mata seorang pemuda, karena air mata itu merupakan endapan sisa – sisa
kehidupan dalam tubuhnya yang renta. Air mata seorang pemuda laksana setetes
embun pada daun bunga mawar, sementara air mata orang tua laksana sehelai daun
kuning jatuh bersama angin menjelang musim dingin.”
“Beritahu aku oh manusia, beritahu aku! Siapa
di antara kalian yang tidak akan bangun dari tidur kehidupan, jika cinta telah
membasuh jiwamu dengan jari – jarinya.”
“Seorang wanita yang telah dilengkapi oleh
Sang Pencipta dengan keindahan jiwa dan raga adalah sebuah kebenaran, yang
sekaligus nyata dan maya, yang hanya bisa kita pahami dengan cinta kasih, dan
hanya bisa kita sentuh dengan kebajikan, Dan jika kita mencoba melukiskan
wanita demikian itu, ia pun menghilang seperti kabut. “
“Berkali
– kali aku telah membuat perbandingan antara keluhuran pengorbanan dan
kebahagiaan pemberontakan untuk menemukan yang mana yang lebih luhur dan lebih
indah, namun hingga kini aku telah terpaku hanya pada suatu kebenaran dalam
seluruh persoalan itu, dan kebenaran itu ialah kesetiaan, yang membuat seluruh
prilaku kita jadi indah dan terhormat.”
“Kemurahan hati tidak berarti memberikan apa
yang kau butuhkan lebih dari yang kaubutuhkan, tetapi memberiku apa yang lebih
kau butuhkan daripada yang kubutuhkan.”
“Anak kalian bukanlah anak kalian. Mereka
putra – putri kehidupan yang merindu pada dirinya sendiri. Berikan kepada
mereka cinta kalian, tapi jangan gagasan kalian, karena mereka memiliki gagasan
sendiri. Kalian boleh membuatkan rumah untuk raga mereka, tapi tidak untuk jiwa
mereka, sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan, yang tidak bisa
kalian kunjungi, sekalipun dalam mimpi.”
“Laki – laki yang tidak memaafkan wanita untuk
kesalahan kecilnya, tak akan dapat menikmati kebaikan besarnya.”
“Kita hanyalah mahluk hidup, partikel –
partikel debu yang beterbangan berputar – putar di dalam kehampaan abadi dan
tak terhingga. Diri kita hanya untuk menyerah dan patuh. Jika kita mencintai,
cinta kita juga tidak berasal dari kita, juga bukan kepunyaan kita. Sekiranya
kita bahagia, kebahagiaan kita tidaklah dalam diri kita, tapi dalam kehidupan
itu sendiri.”
“Jika
engkau benar-benar membuka matamu dan melihat, engkau akan menyaksikan
bayanganmu dalam semua bayangan. Dan bukalah telingamu, lalu dengarkanlah, maka
engkau akan mendengar suaramu sendiri dalam semua suara.”
“Tuhan
telah menyalakan obor dalam hatimu yang memancarkan cahaya pengetahuan dan
keindahan; sungguh berdosa jika kita memadamkannya dan mencampakkannya dalam
abu.”
“Jiwaku
berkata padaku dan menasihatiku agar memuaskan kehausanku dengan meminum anggur
yang tak dituangkan ke dalam cangkir-cangkir,
Yang
belum terangkat oleh tangan, dan tak tersentuh oleh bibir
Hingga
hari itu kehausanku seperti nyala redup yang terkubur dalam abu.”
“Tertiup
angin dingin dari musim-musim bunga;
Tapi
sekarang kerinduan menjadi cangkirku,
Cinta
menjadi anggurku, dan kesendirian adalah kebahagianku.”
“Jiwaku
menasihatiku dan memintaku mencari yang tak dapat dilihat;
Dan
jiwaku menyingkapkan kepadaku bahwa apa yang kita sentuh adalah apa yang kita
impikan.”
“Jiwaku
mengatakan padaku dan mengundangku untuk menghirup harum tumbuhan
yang
tak memiliki akar, tangkai maupun bunga, dan yang tak pernah dapat dilihat
mata.”
“Jika
engkau dalam kecemasan, hanya kedirian cinta dan kesenangannya yang engkau
cari, maka lebih baiklah bagimu menutupi tubuh. Lalu menyingkir dari papan
penempaan, memasuki dunia tanpa musim, di mana engkau dapat tertawa, meski tak
sepenuhnya. Tempat engkau pun dapat menangis, meski tak habiskan air mata.”
“Tapi
sekarang aku tahu bahwa aku bahkan dibentuk oleh tanah
yang
sama darimana semua manusia diciptakan.”
“Bahwa
unsur-unsurku adalah unsur-unsur mereka, dan pengembaraan mereka adalah juga
milikku.
Bila
mereka melanggar aku juga pelanggar,
Dan
bila mereka berbuat baik, maka aku juga bersama perbuatan baik mereka.
Bila
mereka bangkit, aku juga bangkit bersama mereka;
Bila
mereka tinggal di belakang, aku juga menemani mereka.”
Sekian dulu, masi banyak lagi kelanjutan dari syair-syair khalil yang ane tulis di blog slanjutnya, :D semoga bermanfaat buat pembaca
wassalammualaikum.......
0 komentar:
Posting Komentar